Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Reli Dolar Berlanjut saat Powell Berkomentar tentang Pemangkasan
Friday, 15 November 2024 03:56 WIB | US DOLLAR |USDGBP/USDEUR/USDUSD/JPY,

Pengukur dolar Bloomberg naik seiring dengan imbal hasil Treasury jangka pendek, sementara pedagang swap memangkas taruhan pada penurunan suku bunga Federal Reserve bulan Desember setelah Ketua Jerome Powell mengatakan bank sentral tidak perlu terburu-buru memangkas suku bunga.

Indeks Dolar Bloomberg Spot naik 0,3%.

"Perekonomian tidak mengirimkan sinyal apa pun bahwa kita perlu terburu-buru menurunkan suku bunga," kata Powell dalam pernyataan yang telah disiapkan.

"Kekuatan yang saat ini kita lihat dalam perekonomian memberi kita kemampuan untuk mendekati keputusan kita dengan hati-hati".

Sebelumnya, harga produsen AS meningkat pada bulan Oktober; PPI permintaan akhir naik 0,2% bulan ke bulan.

Pasangan EUR/USD sempat turun di bawah angka $1,05 ke level terendah baru dalam satu tahun sebelum memangkas kerugian; pasangan mata uang turun 0,4% menjadi 1,0518 dan tertekan oleh pernyataan Powell.

Pasar "tidak cukup percaya diri untuk menguji EUR/USD lebih rendah dari 1,05 dengan sungguh-sungguh," kata Yusuke Miyairi, seorang ahli strategi mata uang di Nomura International Plc.

Pasangan GBP/USD memangkas kerugian dari level terendah hari ini, diperdagangkan turun 0,4% pada 1,2660

Pasangan ini tetap bersiap untuk penurunan mingguan ketujuh, penurunan terpanjang dalam satu dekade.

Volatilitas satu tahun memperpanjang keuntungan hingga diperdagangkan setinggi 8,2950% untuk pertama kalinya dalam setahun.

Pasangan USD/JPY pada level tertinggi sesi setelah pernyataan Powell, naik 0,6% menjadi 156,35.

Pasar dalam posisi short gamma pada level ini, dengan long positions perlahan meningkat minggu ini. (Arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS